aku kembali jua ke sini...
.by Aini Ab Rahim on Tuesday, 12 July 2011 at 02:13.
aku kembali jua ke sini
walau dalam keterpaksaan
telah jauh kucuba berlari, semata-mata membuktikan kudrat kendiri
telah lelah ku cuba bersendiri, agar ruangku tidak dicerobohi
cuba menggagau kebebasan hakiki
bersama kawan-kawan yang sekaki
yang walau sementara, walau superfisial, walau surreal, kurasa telah kutemui
tetapi..
ketentuanMu telah mengizinkan aku...
merasakan semula belaian mesra Ibu
dan tulusnya kasih Papa di sebalik ketegasan bersuara
belajar bergurau dan bercanda dengan ahli keluarga
yang anehnya, masih senang menerimaku seadanya
aku cuba memahami apa yang terjadi
mencerna isi hati dan keinginan sendiri
antara keinginan untuk melarikan diri dari realiti
dan masuk semula ke kepompong selesa nun jauh di sana
dan bisikan nurani tentang perlunya ku mulakan langkah penuh hati-hati
ke gelanggang menuju dewasa
mewujudkan cita dan cinta baru
meninggalkan kebiasaan-kebiasaan yang telah lama menyatu
dalam diriku
aku tercampak ke lembah asing ini
di mana pelakunya tidak pernah ku kenali sebelum ini
nafsu ammarah menguasai diri
kenapa aku diperbuat begini?
namun merekalah yang telah menyuluhkan jalan kembali
membalut luka-luka yang puncanya dariku sendiri
meminjamkan bahu untuk berpaut
agar aku tidak merasa takut
baru kini kurasai
mahal rupanya kebebasan yang kukecapi selama ini
syukur ya Allah yang masih sudi
memilihku antara berjuta umatmu
memberiku petunjuk
dalam sejuknya percikan wuduk
dan mersiknya gema ketukan beduk...
ilham 2.00 pg..drawing inspiration by searching deep into the soul of a loved one - inasyah!
Monday, July 11, 2011
Tuesday, November 30, 2010
perkahwinan itu...
Cute Myspace Generators
Perkahwinan itu...
satu keramat yang sukar
diungkap dengan kata-kata
melaluinya...
perlulah bersedia
menelusurinya...
saat indah penuh makna
bertatih dalam mengenal hati budi
memasuki kuliyyah rindu
mula berjinak dengan rajuk dan sendu
sentiasa tertunggu saat pertemuan mesra
penuh tawa senda
anehnya...
nikmat yang Allah SWT cipta
tatkala semua rasa ini
terhimpun menjadi satu...
ia juga institusi pembelajaran
sepanjang hayat
belajar dan terus belajar
didik dan mendidik
mencuba dan terus mencuba
mencipta kelainan dalam kesepadanan
membiarkan keunikan melilit keserasian
memberi dan mengadakan ruang
mencari resipi kekal harmoni
memecah bosan dan monotoni
menjaga adab menyulam komunikasi
menukar langkah mempelbagaikan cara
menyuntik mawaddah dan rahmah
membetulkan paksi cinta hakiki
AlKhaliq dan Rasul kekasih sejati
baharulah perkahwinan itu...
dirahmati
rumah itu...
baiti jannati...
jiwa halus seorang ibu
jiwa ini meronta
pabila melihat seorang 'ammar
darah daging sendiri
masih tercari-cari
hilang arah
tak mahu bersusah payah
di mana silap kami, ibu dan ayah
marilah telusuri jauh ke dalam diri
betulkan mana yang tampak canggung
tambahkan amalan yang terkurang
agar tidaklah kita
seperti anjing dengan bayang-bayang
menyalak bintang
terlepas tulang
mengongoi pulang
tidak juga kita seperti ketam
yang mengajar anak berjalan betul
sedangkan diri tidaklah lurus bendul...
pabila melihat seorang 'ammar
darah daging sendiri
masih tercari-cari
hilang arah
tak mahu bersusah payah
di mana silap kami, ibu dan ayah
marilah telusuri jauh ke dalam diri
betulkan mana yang tampak canggung
tambahkan amalan yang terkurang
agar tidaklah kita
seperti anjing dengan bayang-bayang
menyalak bintang
terlepas tulang
mengongoi pulang
tidak juga kita seperti ketam
yang mengajar anak berjalan betul
sedangkan diri tidaklah lurus bendul...
Friday, July 23, 2010
Langkawi revisited
IBU...
Ibu...
masih terlalu awal kau pergi
meninggalkan kami sendiri-sendiri
memoriku masih belum sempat dipenuhi
imejan-imejan berupa
senyum manis juga cebikmu
ahh ibu...
masih terngiang-ngiang
tawa lunak dan gurau sendamu
tatkala melayani kami bercerita
kisah lucu hal sekolah dan rakan-rakan
lewat musim dulu...
ibu...
kini hanya sepi, sepi dan sepi
mengiringi hari-hari kami
tiada lagi gemersik suaramu
mengalunkan bacaan kalimah suci
tak jemu bercerita
dan berkongsi apa saja
mendendangkan lagu buat hiburan kami
tiada juga tingkah tinggi suaramu
yang terlepas marah
tatkala kami pekakkan telinga
terhadap teguran dan peringatanmu
ya Tuhan...
rasanya kami sanggup
menukarkan apa saja...
membayar apa jua harganya...
menatap wajah polos itu semula
mendengar suara itu lagi
merasakan hangatnya dakapan
dan usapan lembut di kepala
oleh ibu tercinta
walau hanya sebentar cuma
Semoga Allah mencucuri segunung rahmat ke atas rohmu, Ibu!!!
done after balik ziarah Arwah Intan, digging deep into their emotions, her children, how lost they must have felt, how close she would have been to them, i just can imagine me in her place and how my kids would feel, losing me..yes, we just do not know what we've lost until we've lost it...
masih terlalu awal kau pergi
meninggalkan kami sendiri-sendiri
memoriku masih belum sempat dipenuhi
imejan-imejan berupa
senyum manis juga cebikmu
ahh ibu...
masih terngiang-ngiang
tawa lunak dan gurau sendamu
tatkala melayani kami bercerita
kisah lucu hal sekolah dan rakan-rakan
lewat musim dulu...
ibu...
kini hanya sepi, sepi dan sepi
mengiringi hari-hari kami
tiada lagi gemersik suaramu
mengalunkan bacaan kalimah suci
tak jemu bercerita
dan berkongsi apa saja
mendendangkan lagu buat hiburan kami
tiada juga tingkah tinggi suaramu
yang terlepas marah
tatkala kami pekakkan telinga
terhadap teguran dan peringatanmu
ya Tuhan...
rasanya kami sanggup
menukarkan apa saja...
membayar apa jua harganya...
menatap wajah polos itu semula
mendengar suara itu lagi
merasakan hangatnya dakapan
dan usapan lembut di kepala
oleh ibu tercinta
walau hanya sebentar cuma
Semoga Allah mencucuri segunung rahmat ke atas rohmu, Ibu!!!
done after balik ziarah Arwah Intan, digging deep into their emotions, her children, how lost they must have felt, how close she would have been to them, i just can imagine me in her place and how my kids would feel, losing me..yes, we just do not know what we've lost until we've lost it...
Saturday, May 15, 2010
Guru

Guru, Ibu, Pendidik, Sir, Ustazah, Teacher, Ustaz, Cikgu, Puan, Madam, Miss ..walau apapun panggilannya, masih tetap unggul peranannya, ada keberkatan pada tugasnya, ada pahala pada segala penat jerihnya, ada kasih-sayang yang terpancar dari lubuk hatinya, walau bagaimana tidak sukanya ia kepada kerjanya, tentu terpercik kesabaran dalam menangani karenah sekalian khalayaknya...itulah guru, tidak tertancap dengan kata-kata betapa terhutang budinya setiap dari kita...sedihnya bila ada yang memilih untuk tidak merasa sentuhan maha peribadi ini...
Guru
Dialah pemberi paling setia
tiap akar ilmu miliknya
pelita dan ilmu segalanya
untuk manusia sebelum menjadi dewasa
Dialah ibu dialah bapa juga sahabat
alur kesetiaan mengalirkan nasihat
pemimpin yang ditauliahkan segala umat
seribu tahun katanya menjadi hikmat
jika hari ini seorang perdana menteri berkuasa
jika hari ini seorang raja menaiki takhta
jika hari ini seorang presiden sebuah negara
jika hari ini seorang ulama yang mulia
jika hari ini seorang peguam menang bicara
jika hari ini seorang penulis terkemuka
jika hari ini siapa sahaja menjadi dewasa
sejarahnya dimulakan oleh seorang guru biasa
dengan lembut sabarnya mengajar tulis baca
di mana dia berdiri di muka muridnya
di sebuah sekolah mewah di di ibu kota
di bangunan tua sekolah di hulu trengganu
dia adalah guru mewakili seribu buku
semakin terpencil duduknya di ceruk desa
semakin bererti tugasnya kepada negara
jalan apapun pada akhir kehidupanmu
Guruku
budi yang diapungkan di dulang ilmu
panggilan keramat "CIKGU" kekal terpahat
menjadi kenangan ke akhir hayat
Usman Awang@Tongkat Warrant
Wednesday, April 28, 2010
MOTHER'S DAY'LL BE HERE AGAIN!!
Found this jottings made 2 years back, when i was in selayang..as usual it's hanging...
What I did on Mother's Day
~ be the first to wake up
~ bathed & performed Subuh prayers
~ Wake better-hal & kids
~ Repeated the human alarm twice
~ Sprayed water on the boys' faces (wish i could do the same with...sigh..just wishful thinking)
~ Find 'Atif a notebook and chose a suitable pink tudung for her ~ attending a SPM seminar in UM
~ sent her off to school; stopped to pick her bf, Wani Gedik, whose dresscode is a Zee, rated alphabetically
Note : Nego. for Papa to send them failed miserably; reason given with half-closed lids ~ he made no promises ~ hmm, come to think of it, i never make any promises to do anything for anybody at all especially on MOTHER'S DAY, my so-called special day, but then...i guess mothers are made from different stuff altogether ~ soft rose petals and white jasmines, ferns and baby's breath and everything nice...(dreamy)
What I did on Mother's Day
~ be the first to wake up
~ bathed & performed Subuh prayers
~ Wake better-hal & kids
~ Repeated the human alarm twice
~ Sprayed water on the boys' faces (wish i could do the same with...sigh..just wishful thinking)
~ Find 'Atif a notebook and chose a suitable pink tudung for her ~ attending a SPM seminar in UM
~ sent her off to school; stopped to pick her bf, Wani Gedik, whose dresscode is a Zee, rated alphabetically
Note : Nego. for Papa to send them failed miserably; reason given with half-closed lids ~ he made no promises ~ hmm, come to think of it, i never make any promises to do anything for anybody at all especially on MOTHER'S DAY, my so-called special day, but then...i guess mothers are made from different stuff altogether ~ soft rose petals and white jasmines, ferns and baby's breath and everything nice...(dreamy)
Subscribe to:
Posts (Atom)
.jpg)
-001.jpg)
-001.jpg)
-001.jpg)
.jpg)