Monday, December 30, 2013

Letting go of TKC

...others r going to walk that cobbled path,
dribble on that court,
cheer on those fields,
learn in those memorable classes
sleep in OUR cozy dorms
eat in the dining halls
sing and get lectured in the hall
and mostly hugging, giggling and monkeying around
also crying happy and homesick tears together

Senduduk...

Senduduk ungu
Rawan hatiku
Hanya Dia yang tahu

Kuning sang dahlia
Cepatlah ia
Kembali ceria

Monday, July 11, 2011

aku kembali jua ke sini...

aku kembali jua ke sini...
.by Aini Ab Rahim on Tuesday, 12 July 2011 at 02:13.

aku kembali jua ke sini
walau dalam keterpaksaan

telah jauh kucuba berlari, semata-mata membuktikan kudrat kendiri
telah lelah ku cuba bersendiri, agar ruangku tidak dicerobohi
cuba menggagau kebebasan hakiki
bersama kawan-kawan yang sekaki
yang walau sementara, walau superfisial, walau surreal, kurasa telah kutemui

tetapi..

ketentuanMu telah mengizinkan aku...
merasakan semula belaian mesra Ibu
dan tulusnya kasih Papa di sebalik ketegasan bersuara

belajar bergurau dan bercanda dengan ahli keluarga
yang anehnya, masih senang menerimaku seadanya

aku cuba memahami apa yang terjadi
mencerna isi hati dan keinginan sendiri
antara keinginan untuk melarikan diri dari realiti
dan masuk semula ke kepompong selesa nun jauh di sana

dan bisikan nurani tentang perlunya ku mulakan langkah penuh hati-hati
ke gelanggang menuju dewasa
mewujudkan cita dan cinta baru
meninggalkan kebiasaan-kebiasaan yang telah lama menyatu
dalam diriku

aku tercampak ke lembah asing ini
di mana pelakunya tidak pernah ku kenali sebelum ini
nafsu ammarah menguasai diri
kenapa aku diperbuat begini?

namun merekalah yang telah menyuluhkan jalan kembali
membalut luka-luka yang puncanya dariku sendiri
meminjamkan bahu untuk berpaut
agar aku tidak merasa takut

baru kini kurasai
mahal rupanya kebebasan yang kukecapi selama ini

syukur ya Allah yang masih sudi
memilihku antara berjuta umatmu
memberiku petunjuk
dalam sejuknya percikan wuduk
dan mersiknya gema ketukan beduk...

ilham 2.00 pg..drawing inspiration by searching deep into the soul of a loved one - inasyah!

Tuesday, November 30, 2010

perkahwinan itu...


Cute Myspace Generators

Perkahwinan itu...
satu keramat yang sukar
diungkap dengan kata-kata
melaluinya...
perlulah bersedia
menelusurinya...
saat indah penuh makna
bertatih dalam mengenal hati budi
memasuki kuliyyah rindu
mula berjinak dengan rajuk dan sendu
sentiasa tertunggu saat pertemuan mesra
penuh tawa senda
anehnya...
nikmat yang Allah SWT cipta
tatkala semua rasa ini
terhimpun menjadi satu...
ia juga institusi pembelajaran
sepanjang hayat
belajar dan terus belajar
didik dan mendidik
mencuba dan terus mencuba
mencipta kelainan dalam kesepadanan
membiarkan keunikan melilit keserasian
memberi dan mengadakan ruang
mencari resipi kekal harmoni
memecah bosan dan monotoni
menjaga adab menyulam komunikasi
menukar langkah mempelbagaikan cara
menyuntik mawaddah dan rahmah
membetulkan paksi cinta hakiki
AlKhaliq dan Rasul kekasih sejati
baharulah perkahwinan itu...
dirahmati
rumah itu...
baiti jannati...

jiwa halus seorang ibu

jiwa ini meronta
pabila melihat seorang 'ammar
darah daging sendiri
masih tercari-cari
hilang arah
tak mahu bersusah payah
di mana silap kami, ibu dan ayah
marilah telusuri jauh ke dalam diri
betulkan mana yang tampak canggung
tambahkan amalan yang terkurang
agar tidaklah kita
seperti anjing dengan bayang-bayang
menyalak bintang
terlepas tulang
mengongoi pulang
tidak juga kita seperti ketam
yang mengajar anak berjalan betul
sedangkan diri tidaklah lurus bendul...

Friday, July 23, 2010

Langkawi revisited


t'was a walk down memory lane...
pantai chenang yang menggamit memori
teluk burau yang menghimpun kenangan
telaga tujuh yang menyasyikkan
kerang dan siput pendengar cerita
pasir dan laut teman setia
yang sama merakam kisah kita...

IBU...

Ibu...
masih terlalu awal kau pergi
meninggalkan kami sendiri-sendiri
memoriku masih belum sempat dipenuhi
imejan-imejan berupa
senyum manis juga cebikmu

ahh ibu...
masih terngiang-ngiang
tawa lunak dan gurau sendamu
tatkala melayani kami bercerita
kisah lucu hal sekolah dan rakan-rakan
lewat musim dulu...

ibu...
kini hanya sepi, sepi dan sepi
mengiringi hari-hari kami
tiada lagi gemersik suaramu
mengalunkan bacaan kalimah suci
tak jemu bercerita
dan berkongsi apa saja
mendendangkan lagu buat hiburan kami
tiada juga tingkah tinggi suaramu
yang terlepas marah
tatkala kami pekakkan telinga
terhadap teguran dan peringatanmu

ya Tuhan...
rasanya kami sanggup
menukarkan apa saja...
membayar apa jua harganya...
menatap wajah polos itu semula
mendengar suara itu lagi
merasakan hangatnya dakapan
dan usapan lembut di kepala
oleh ibu tercinta
walau hanya sebentar cuma

Semoga Allah mencucuri segunung rahmat ke atas rohmu, Ibu!!!

done after balik ziarah Arwah Intan, digging deep into their emotions, her children, how lost they must have felt, how close she would have been to them, i just can imagine me in her place and how my kids would feel, losing me..yes, we just do not know what we've lost until we've lost it...